Hay fever in Japan

Di awal masuk musim semi, banyak orang di jepang yang menderita kafunsho (花粉症). Kafunsho juga dikenal sebagai hay fever. Sebenernya banyak tumbuhan yang jadi penyebab hay fever/alergi polen. Sumber alergi polen diantaranya sugi tree (杉) sama hinoki (japanese cypress/cryptomeria/檜) yang dibawa angin. Alergi terhadap pohon sugi termasuk kasus yang cukup besar. Migrasi polen bergerak dari selatan ke utara Jepang. Polen dari pohon sugi bermigrasi sekitar pertengahan februari-akhir april, klo pohon hinoki dari awal april-pertengahan mei. Ga berenti sampe disitu, walaupun udah masuk awal musim panas, ternyata polendari Orchard grassesカモガヤ (famili Poaceae イネ科 ). Sedangkan pada musim gugur pohon  ragweedブタクmugwort ヨモギ (famili  Asteraceaeキク科).

Ciri-ciri kafunsho mata merah, sakit kepala, insomnia, hidung gatal, ga enak tenggorokan. Makanya banyak orang yang pake masker sama kaca mata kafunsho. Alergi polen pohon hinoki & sugi ini cukup unik, kenapa? karena walaupun penderita kafunsho punya alergi polen “bawaan” dari negara masing-masing atopun tidak punya alergi polen sama sekali, klo dateng ke jepang tidak akan langsung menderita kafunsho, tapi butuh waktu beberapa bulan sampai bertahun-tahun untuk terekspos pohon sugi/hinoki sampai terbiasa barulah setelah itu kemungkinannya tinggi pendatang yg masuk ke negeri sakura akan terkena kafunsho. jadi untuk awal2 orang asing/bayi yang baru pertama datang ke jepang, tidak akan terkena kafunsho. Banyak orang yang bilang klo udah tinggal di jepang di atas 7 tahun baru nanti bisa kena kafunsho. Tapi mitos ini tidak juga selalu benar, kembali lagi pada sensitivitas masing-masing individu. jumlah polen setiap harinya di waktu musim semi saat polen bermigrasi itu beda-beda, biasanya di Jepang prakiraan cuaca ada yang sekaligus menyertakan kadar polen yang ada di udara terus sama suggestion bariyang memiliki alergi terhadap si polen itu buat keluar rumah selalu pake masker. Ada yang berpendapat katanya jumlah polen di udara itu diperngaruhi intensitas cahaya/level panas di waktu summer setahun sebeumnya. katanya klo taun lalu summer panas banget kemungkinan besar taun berikutnya alergi akan lebih buruk jadi diharapkan penderita alergi berwaspada.

Apa sih bisa dilakuin buat ngatasin kafunsho??? Ada sedikit tips-tips gimana caranya ngatasin kafunsho, tiap keluar rumah selalu pake masker dan kaca mata khusus kafunsho, sebelum pake masker bisa semprot masker spray biar masker kerja lebih efektif buat menghalangi parktikel-partikel yang tidak diinginkan masuk, hindari beraktivitas di luar wapada waktu kadar polen di udara tinggi *cek prakiraan cuaca, bersihkan rumah sesering mungkin dan gunakan vacuum cleaner untuk menyedot semua debu-debu, tutup jendela dan pintu, gantung jemuran di dalam rumah jika ajan menjemur tutupi baju/selimut/futon dengan penutup/cover baru jemur diluar, gunakan air purifier untuk memastikan udara di dalam ruangan selalu bersih & meminimalisir partikel-partikel udara yang tidak diinginkan. Selain itu, siapkan juga obat anti-alergi. Ada obat alergi diantaranya  yang bikin ngantuk, ada juga yang ga. Di Jepang obat alergi yang umum digunakan seperti  Allegra (アレグラ), Claritin (クラリチン), Alesion (アレジオン), エバステル, Talion (タリオン), dan Zyrtec (ジルテック). Umumnya obat anti-alerg isadidapatkan dengan bebas di drugstore, tapi ada baiknya konsultasi dengan dokter sehingga pengobatan akan berjalan lebih baik dibawah pengawasan pihak medis. Ada juga informasi lain yang menganjurkan buat makan lebih banyak probiotik seperti yogurt/yoguruto, kimchi, miso, natto atau makanan fermentasi lainnya sehingga tubuh bisa dapet ‘bakteri baik’, ada juga yang nyaranin minum suplemen  probiotik, contohnya klo di Jepang merk Kyo-Dophilus. Suplemen lain yang bisa nyiapin tubuh terhadap serangan kafunsho itu suplemen yang bisa nyeimbangin histamin dalam darah, histamin itu zat yang muncul dari dalam tubuh sebagai tanda respons imunitas tubuh lokal atas masuknya ‘benda asing’ ke dalam tubuh kita. Histamin ini memicu terjadinya peradangan di dalam tubuh. Tanda-tanda awal jika tubuh  atas kehadiran suatu ‘benda asing’ makan level histamin  akan melonjak naik dan terjadi peradangan. Kadar histamin dalam darah itu dapat diseimbangkan salah satunya dengan makan quercetin, yang secara natural kandungannya banyak terdapat di dalam apel atau anggur. quercetin dapat diperoleh di iHerb. Minum teh  khususnya teh hijau juga bisa menurunkan symptoms alergi polen. Nettle tea (ネトル茶), beni fuuki (べにふうき, pictured below), tencha, or Chinese tea (甜茶), and gauva tea (グアバ茶) merupakan contoh contoh green tea yang bisa dikonsumsi. Beni fuuki mengandung lebih bantyak catechins dari green tea pada umumnya karena beni fuuki  jenis konsentrat green tea. Catechins menurut penelitian ini dapat mengurangi symptoms alergi polen. Minum beni fuuki selama 1,5 bulan sebelum waktunya migrasi polen akan mengurangi symptoms alergi. Ada anjuran lain untuk mempersiapkan datangnya alergi polen seperti, mencoba pakai ‘clothes block spray’, semacam cairan yang disemprot ke baju supaya polen ga nempel baju kita, biasanya bisa dibeli di drug store. Buat ngatasin iritasi mata yang biasanya terjadi klo alergi polen kambuh, diusahakan selalu pake kaca mata klo beraktivitas di luar ruangan, selain itu bisa juga pakai anti-allergy eye drops buat ngurangin iritasi mata. Neti pot bisa juga digunakan buat ngebersihin hidung, tapi banyak orang yang ga nyaman pakenya. Biasanya klo udah pake neti pot hidung lebih bersih, mencegah alergi, dan menghindarkan dari sakit.

Source :

http://www.survivingnjapan.com/2012/03/15-ways-to-survive-hay-fever-season-in.html

http://blog.goo.ne.jp/tomojo_2006/e/c872272f8e475099f29a9743c4f8bdda

http://melissadreamsofsushi.com/?p=5223

http://www.nic-nagoya.or.jp/en/e/archives/399

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s