Akemashite Omedetou Gozaimasu

Akhir Desember 2012 disambut libur akhir tahun sekaligus libur musim dingin. Horeeeee. Libur akhir taun ini lamannya 1 minggu. Akhir taun buat orang itu penting, karna buat mereka taun baru itu kaya lebaran. waktunya buat kumpul sama orang tua dan keluarga. Banyak orang Jepang yang pulang untuk ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Tahun baru di jepang dikenal dengan nama “oshogatsu”. Penyambutan ‘oshogatsu” ini membuat kaum wanita Jepang sibuk, mereka sibuk membersihkan rumah ato mengganti perabotan2 yg udah rusak. Mereka jg sibuk membersihkan seisi rumah, jadi datang baru tiba dengan tempat tinggal yg terlihat bersih dan baru. Selain kebiasaan bersih2 rumah saat menyambut taun baru, orang Jepang juga suka datang ke kuil di awal tahun. biasanya sebelum terbit fajar mereka datang ke kuil shinto, disebut dengan “hatsu mohde”Akemashite kunjungan ini untuk berdoa meminta kelancaran segala macam urusan di tahun yang baru juga ngambil undian berhadiah berupa kertas ramalan alias “omikuji”

Di Jepang ada makanan khas taun baru,  namanya “osechi ryouri”, makanan aneka warna yg masing-masing punya simbol bagi kehidupan seperti kesehatan, kebahagiaan, peruntungan, dll. ‘osehi ryouri” ini terdiri dari udang, telur, rumput laut, rebung, ikan, mochi, dan lainnya. Zaman sekarang ini banyak dijual “osechi ryouri” di supermarket dengan harga puluhan ribu yen ato jika dirupiahkan mencapai jutaan rupiah. Masing-masing “osechi ryouri” melambangkan masing-masing pengharapan di tahun yang baru, contohnya kuromame (kacang hitam  sama dengan lambang kesehatan), kombu (seaweed atau rumput laut  yang berarti kebahagiaan), ada yang kuning-kuning  seperti telur atau chesnut (yang berarti  matahari/emas), ada juga udang (artinya hidup sehat sampe tua/bungkuk),  ikan teri (artinya banyak keturunan), renkon (akar lotus yg berlubang-lubang  berarti lihat kedepan). Makanan khas lainnya yg dimakan orang Jepang di awal taun yaitu ‘mochi” kue beras yang disajikan dengan kuah disebut “ozoni”. Orang Jepang juga punya kebiasaan untuk makan soba di malam tahun baru.

Tahun baru di Jepang juga masi identik dengan saling mengirim kartu ucapan tahun baru (“nengajo”). Biasanya di supermarket, toko buku, department store, kantor pos sudah banyak promo untuk mengirim kartu sejak awal desember. Desain kartu ini menarik, macam-macam sesuai dengan harganya, ada yang juga sudah disertai perangko untuk mengirimnya. Biasanya banyak kartu yang desainnya disesuaikan dengan tema tahun baru, misalnya taun 2013 ini menurut kalender jepang ialah tahun ular (“hebi”), jadi banyak kartu2 yang didesain dengan gambar ular2 yang kawai lengkap dengan ornamen2 tertentu. Seperti halnya tahun baru cina, di jepang pun ada kebiasan untuk memberi angpao dari yang tua ke yang muda, disebut “otoshidama” (harta karun tahun baru).

Hari kedua di awal tahun baru istana kaisar “imperial palace” akan dibuka untuk rakyatnya bisa masuk dan melihat kaisar yang hanya satu tahun sekali keluar untuk menyapa rakyatnya. kaisar bakal ngasih first speech sebagai ucapan selamat tahun baru, dia dan keluarga kerajaan akan menampakkan diri dan melambaikan tangan pada rakyatnya di balkon istana. Dalam satu hari 3-4 kali kaisar dan keluarga dijadwalkan untuk menyapa rakyatnya lewat kaca tertutup dan melambai-lambaikan tangannya.

Gw sama Arashi : "Akemashite Omedetou Gozaimasu"

Gw sama Arashi : “Akemashite Omedetou Gozaimasu”

 

Source :

http://upikke.staff.ipb.ac.id/2011/12/30/oshogatsu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s