Japanese Class at Saginuma

Semenjak dateng bulan Juli lalu ke Jepang. Gw udah mulai cari2 dimana kursus nihongo (bahasa jepang) yg deket sama rumah, harga kursus yang murah plus ada temen yg juga sama les disitu. Kebetulan memang di lingkungan apato tempat gw tinggal tuh bisa dibilang banyak orang indonesianya, jadi gw dapet informasi tentang les bahasa jepang dari mereka. Tempat les yang deket dari rumah gw ternyata cuma 1 eki/stasiun dari rumah (miyamaedaira eki) yaitu di saginuma eki. Nama tempatnya “Fureae Supesu”. Buat dateng ke tempat les bisa naik kereta, ongkosnya sekitar 120 yen ato jalan kaki 15 menit yang deket banget dari rumah gw. ya itung2 bakar lemak hehehe. jalan ke tempat les sepi, ngelewatin apato2, mansion2, memang di stasiun gw ini peruntukan buat tempat tinggal. sebelum tempat les ada SD “tsuchihashi”, ini SD tempat anak tetangga gw sekolah. umumnya SD di jepang punya lapangan yang gede banget di depan sekolahnya, buat olah raga ato bermain. ini sama banget kaya yg ada di sekolah nobita. bangunan sekolah dibuat bertingkat buat manfaatin lahan yg sempit.

Kata temen-temen di sekitar apato, dari dulu banyak orang indonesia yg tinggal di daerah miyamaedaira ato pun saginuma les disana. Tempat les ini udah ada kurang lebih hampir 10 taun. Pertama kali gw ikut les di saginuma waktu musim panas, itu pun hanya sekali. Setelah itu libur musim panas hampir 3 minggu jadi baru mulai lagi les di tengah bulan ramadhan. Les di saginuma diadain cuma 1 minggu sekali selama 2 jam. Tempat les ini dulunya ramai sekali, banyak orang asing dari sekitar miyamaedaira sama saginuma yang turut serta, seperti orang dari Cina, Filipina, Korea, Srilangka, dan Indonesia. Tempat les ini sebenernya, tempat yang informal bukan didirikan oleh suatu lembaga melainkan kumpulan voluntir-voluntir orang jepang yang mau ngajarin bahasa jepang ke orang asing. Guru-guru ato biasa kita sebut sensei-sensei (senseitachi) di saginuma ini dulunya memang volunter di kantor kelurahan/kecamatan Miyamae-ku lalu setelah mereka berhenti dari sana, mereka secara kolektif buka tempat kursus di saginuma. Tempat les ini bukan tempat komersial karena memang sensei yg mengajar  tidak bayar hanya atas dasar kesenangan mereka mengajar dan kerelaan untuk meluangkan waktu, membagi ilmu mereka pada orang-orang asing yang ada di sekitar mereka. Voluntir yang mengajar semuanya sudah tidak muda lagi melainkan sudah berusia lanjut, rata-rata dari mereka sudah mempunyai cucu tapi tetap saja mereka masih terlihat awet muda, cantik, lincah, sehat, dan enerjik. Ada 3 voluntir yang ngajar di saginuma, ida sensei, nishikata sensei sama kamiyama sensei. ketiganya memang berteman baik sejak lama dan dipertemukan juga dalam komunitas ngajar bahasa jepang. Pungutan biaya kursus tidak secara reguler mereka minta dari kita2 orang asing. Dari bulan juli, gw ikut kursus disana, gw belum pernah diminta uang bayar kursus sampai akhirnya awal bulan ini tempat kursus ini ditutup. Gw juga tau dari temen klo dia baru diminta bayar kursus satu kali selama hampir 1 taun dia ikut les disana. Wah gw pikir memang ini tempat ga komersil ya, walaupun tidak berada di bawah asuhan pemerintah daerah setempat. Tempat-tempat les bahasa jepang model kaya gini, yang pengajarnya itu voluntir dan sudah berumur memang tersebar di setiap kelurahan/kecamatan/kota di jepang. mereka memiliki komunitas yang memang secara suka rela mengajari orang asing yang baru datang dan tinggal di jepang. Selain itu setiap kelurahan/kecamatan juga punya bagian/divisi khusus yang ngasih fasilitas bagi orang asing yang ingin belajar bahasa jepang dari para voluntir. baik itu kursus yg berbayar atopun ga. walaupun berbayar, terhitung murah klo dirupiahkan antara 30.000-50.000 untuk 1 bulan ato 4 bulan. murah kan? iyalah klo kursus yg komersil bisa berjuta2 disini.

Sistem belajar di saginuma itu sebenernya ga pake satu buku pegangan tetap, sensei2 pake berbagai buku minna no nihongo. minna no nihongo ini terkenal banget buat “gaikokujin” (orang asing) yg belajar bahasa jepang, salah satu buku referensi buat yg belajar bahasa jepang (“nihongo”). masing2 sensei biasanya udah nyiapain bahan2 lesnya, mereka udah tau mana2 ada yg mesti diajarin ke orang asing. sensei2 yang bertahun2 ngajar orang asing udah tau dari mana harus mulai ngajarin bahasa jepangke orang asing. banyak dari mereka yg bisa bahasa inggris. jadi sehari2 kita komunikasi campur antara bahasa inggris juga bahasa jepang. biasanya mereka ngambil latian2 soal dari berbagai buku minna no nihongo trus mereka foto copy dan dikasih ke kita. kita belajar bahasa jepang dari mulai baca hiragana, katakana trus pola2 kalimat, vocabulary sampai latihan soal-soal. sebelum mulai kursus, sensei ngajakin kita2 ngobrol. mereka biasanya tanya kita sehat, weekend ngapain aja, ato2 cerita2 tentang kegiata apa aja yg kita lakukan dan sebaliknnya yg sensei2 lakuin. bisa juga ngobrol tentang trend, kejadian, berita2 yang lagi kenceng disiarin di tv.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s